Dalam setiap platform trading sebenarnya sudah adalah fasiltasnya; yaitu fasilitas untuk melakukan setting stop loss. Dengan sedikit teknik sederhana kita dapat memanfaatkan fasilitas stop loss ini untuk melakukan lock profit open posisi kita. Yaitu dengan cara menempatkan stop loss pada posisi profit, tentunya dengan ketentuan jumlah minimal profit yang telah ditentukan oleh broker pemilik platform trading tersebut. Dengan melakukan locking profit ini, kita tidak akan kehilangan profit kita jika dengan tiba-tiba terjadi pembalikan arah pergerakan harga setelah open posisi kita dalam kondisi profit
Teknik Menghindari Loss Trading
Dalam setiap platform trading sebenarnya sudah adalah fasiltasnya; yaitu fasilitas untuk melakukan setting stop loss. Dengan sedikit teknik sederhana kita dapat memanfaatkan fasilitas stop loss ini untuk melakukan lock profit open posisi kita. Yaitu dengan cara menempatkan stop loss pada posisi profit, tentunya dengan ketentuan jumlah minimal profit yang telah ditentukan oleh broker pemilik platform trading tersebut. Dengan melakukan locking profit ini, kita tidak akan kehilangan profit kita jika dengan tiba-tiba terjadi pembalikan arah pergerakan harga setelah open posisi kita dalam kondisi profit
Type trader
1.Swing Trader.
Para Swing trader cenderung untuk menahan posisinya hingga berhar-hari hingga berbulan-bulan. Bahkan ada yang menahan posisinya hingga satu tahun! Trader dengan pola seperti ini cenderung untuk menunggu sampai harga berada pada posisi terbaiknya baru kemudian membidik dengan membuka sejumlah lot dan menempatkan target profit cukup besar (Tapi butuh modal besar.
2.Day Trader.
Merupakan trader dengan model harian. Biasanya trader tipe ini akan membuka posisinya dan menutup dihari yang sama. Paling lama hanya dalam kisaran beberapa hari dan sangat jarang melewati minggu yang berjalan. Maksudnya sebisa mungkin mereka akan menutup posisi mereka sebelum awal minggu berikutnya dimulai. Jadi jika mereka membuka posisi hari Kamis maka sebelum Sabtu pagi mereka akan menutup posisi mereka karena mereka tidak menyukai menunggu hingga hari senin dimana pola dan trend baru sedang terjadi.
3.Scalping
Istilah ini berasal dari bahasa Inggris (scalp) yang artinya adalah kutu loncat. Nah trading dengan tipe scalping memang kurang lebih menganut paham ini. Tanpa bermaksud merendahkan para Scalper dunia, mereka seringkali memanfaatkan situasi pergerakan harga yang sangat kecil dan tiada artinya bagi seorang Swinger. Bagi mereka, keuntungan 10-15 points sehari adalah sudah cukup yang penting adalah stablitasnya.
Average
Average adalah salah satu cara untuk meminimalkan kekalahan dengan cara membuka posisi yang sama.
Contohnya open buy yang pertama anda sudah kalah -100 poin maka anda segera membuka posisi open buy lagi maka jika kemudian harga bergerak turun mencapai 100 poin maka anda akan mendapati posisi seperti ini: open posisi pertama anda menjadi profit 0 sementara open posisi ke dua menjadi profit +100 jika terjadi demikian maka anda masih bisa mendapatkan profit
Tetapi jika dirasakan open posisi keduanya berada dalam keadaan tidak menentu bahkan cenderung akan loss lagi maka bisa diambil jalan tengahnya yaitu open posisi pertama minus -50 kita tutup sebaliknya open posisi kita yang kedua profit +50 juga kita tutup maka kita akan mendapatkan kondisi dalam keadaan netral kembali ( modal kita masih tetap utuh )
Contoh kasus EURO-USD
Open posisi 1 buy di : 1.1919
Harga tick saat ini di : 1.1819
Kerugian posisi 1 saat ini : -100 poin
Buka open posisi lagi
Open posisi 2 buy di : 1.1819
Target BEP di : (1.1919+1.1819) : 2 = 1.1869
Pada saat harga bergerak di harga 1.1869 artinya anda sudah mencapai titik impas anda bisa melikuidasi ke dua posisi tersebut dan modal pokok anda masih utuh tidak berkurang
Kelemahan pada system Average:
System average memiliki kelemahan yaitu malah bisa semakin menambah beban minus point maka sebaiknya system ini dilakukan apabila kerugian sudah mencapai di kisaran 100-150 poin. Dan jangan dilupakan pula dasar dari pengambilan keputusan adalah tetap berpedoman pada prinsip range High dan Low yang telah anda pelajari di awal supaya walaupun anda masih kalah anda masih bisa mendapatkan harga yang terbaik.
Inti yang harus kita pahami adalah bagaimana caranya pada saat kita kalah, kekalahan tersebut tidak perlu sampai mengurangi modal pokok kita. Seandainya mengurangipun usahakan pada titik seminimal mungkin.
Inilah sebabnya mengapa modal yang di gunakan untuk trading cukup 10% saja dari modal pokok kita gunanya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan
System Forex trading adalah hal yang sederhana, bahkan begitu sederhananya kadang membuat kita menjadi lupa atau masa bodoh dan menganggap semuanya masih bisa diatasi dan dalam batas toleransi
Mungkin melihat nilainya yang kecil maka kita masih menolerirnya namun di balik semua itu tersimpan bahaya yang luar biasa besarnya yang mengancam keseluruhan keadaan financial anda.
Ada cerita nyata yang mengisahkan pada awal koloni kulit putih di benua Amerika, orang-orang kulit putih ini membeli pulau Manhatan New York dari penduduk pribumi suku Indian dengan manik-manik senilai kira-2x USD 24 saja.
Namun jika Uang USD 24 tersebut di tabung dengan bunga 4% saja maka orang-orang Indian itu kini bisa membeli kembali pulau Manhatan New York Lengkap dengan isinya gedung-gedung pencakar langit bahkan masih mendapat kembalian. Mungkin ada sebagian dari pembaca yang pernah mendengar kisah ini. Maka Albert Einsten pernah berujar bunga berbunga adalah keajaiban dunia yang ke 8
Banyak kekalahan besar timbul dari sikap demikian kekalahan besar timbul dari hal sepele dan bodoh yang jika kita berpikir dengan tenang maka kita akan heran sendiri mengapa bisa sampai kita berbuat sebodoh itu. Tapi itulah faktanya
Menghadapi sikap tamak serakah walaupun secara teori mudah namun pada prakteknya dari jaman dahulu sampai sekarang tetap merupakan musuh terberat dalam hidup ini.
Teknik Switching
Switching adalah melakukan pergantian arah dengan menutup posisi kita (cut loss) yang sedang merugi karena harga bergerak berlawanan dengan prediksi kita kemudian membuka posisi baru mengikuti harga yang bergerak berlawanan tersebut dengan harapan, keuntungan posisi yang kedua akan lebih besar dari posisi pertama yang sudah Cut Loss.
CONTOH KASUS
Mr. X memperkirakan harga akan NAIK dari 1.2000 ke 1.3000
Jadi untuk mendapat keuntungan dia memutuskan membeli (Buy) sekarang di harga 1.2000 dengan harapan harga akan naik sehingga dia bisa menjual dengan harga yang lebih tinggi / mahal dan mendapat selisih Keuntungan.
Tapi ternyata bukannya naik harganya, malah sebaliknya TURUN ke 1.1700!
Dan setelah analisa ulang, Mr. X berkesimpulan perkiraannya bahwa harga akan naik ternyata SALAH, harga menurut Mr. X bukannya akan naik ke 1.3000 tapi akan turun ke 1.1000.
Jadi apa yang harus dia lakukan ?
Daripada melawan harga pasar dan menderita kerugian dan lagipula harga akan turun lebih jauh dari sekarang, Dia memutuskan ........
Menutup posisi Buy nya yang sekarang merugi (Buy 1.2000, close di 1.1700) dan kemudian membuka posisi baru Sell di 1.1700 (dengan harapan harga akan turun ke 1.1000).
Dan ternyata harga terus turun ke 1.1000 sehingga dia mengalami keuntungan 700 point (1.1700 - 1.1000) yang lebih besar dari kerugian yang pada posisi pertama yang ditutup sebelumnya sebesar -300 point (1.1700 - 1.2000).
Kemudian dia menutup posisi Sell tersebut dan menerima keuntungan sebesar 700 - 300 = 400 point.
Bila anda akan melakukan Switching ada baiknya anda mempertimbangkannya terlebih dahulu, untuk itu kami mempunyai beberapa saran yang mungkin berguna bagi anda bila hendak atau sebelum melakukan Switching.
- Lakukan SWITCHING dengan membuka posisi kedua yang berlawanan dengan posisi pertama hanya bila prediksi keuntungan melebihi nilai kerugian posisi pertama yang akan ditutup.
- Kalau ternyata harga berubah ternyata sesuai dengan prediksi pertama, maka anda akan menderita kerugian 2 kali, yaitu posisi pertama dan posisi kedua juga
Teknik Hedging
Bagi sebagian orang Hedging dianggap merupakan salah satu cara yang cukup ampuh untuk meraih profit namun kembali lagi apapun taktik, strategi dan caranya yang namanya resiko akan selalu melekat saya pribadi lebih suka memposisikan hedging untuk menyelamatkan atau mengunci kekalahan kita. Salah satu kelemahan dari hedging ini adalah dari segi waktu yang lama, menuntut perhitungan yang lebih cepat dan teliti, bisa mempengaruhi dari segi psikologis kita bagi yang tidak sabaran. Akibatnya malah kita bisa terjebak ke minus point yang lebih besar lagi.
Dasar-dasar hedging
Hedging adalah suatu keadaan dimana kita membuka 2 posisi berlawanan secara bersamaan yaitu membuka open posisi buy, tapi juga sekaligus membuka open posisi sell secara bersamaan dengan tanpa di pasangi stop loss melainkan hanya target profit saja biasanya target profitnya berkisar 30-50 poinan adapun maksud dan tujuannya adalah supaya kita memperoleh profit disaat terjadi swing harga baik saat harga bullish maupun saat harga bearish
Cara kerja hedging :
Pada saat salah satu open posisi mencapai target misalnya 50 point maka open posisi yang tadi akan otomatis terlikuidasi sehingga anda hanya punya 1 posisi saja yang masih minus 50 point langkah selanjutnya adalah menunggu sampai minus di posisi yang satunya berkurang sedikit misalnya dari minus 50 point jadi tinggal minus 30 point. Jika benar terjadi minus berkurang, maka kita akan melakukan open posisi yang berlawanan lagi tapi secara fakta kita sudah untung 20 poin demikian seterusnya proses situ berjalan yang penting diingat adalah kita harus konsekuen sesuai target kita jangan menjadi gugup jika misalnya kedua posisi malah minus semua berpikirlah dengan tenang bahwa sebenarnya apapun yang terjadi minus anda tidak akan lebih dari angka-angka yang telah di kunci tersebut.
Bagaimana setelah saya mencoba menunggu beberapa waktu dengan harapan posisi saya yang tinggal satu ini minusnya berkurang, tapi malah kenyataannya makin bertambah?
Inilah salah satu kelemahan dari tak-tik hedging tersebut salah satunya cara yang bisa dilakukan ya sesegera mungkin melakukan open posisi yang berlawanan tersebut sebelum minusnya makin bertambah besar dengan harapan kelak kesempatan untuk mengurangi minus akan selalu ada.
Idealnya system hedging di praktekan jika salah satu posisi mengalami kerugian berkisar 30-50 poinan saja. Sistem hedging sudah mulai terasa berat di praktekan kalau salah satu posisinya sudah mengalami kerugian mencapai lebih dari 100 poin ada satu cara untuk mengurangi minus poin tersebut yang akan kita bahas pada sesi berikut ini.
Teknik Cut Loss
CONTOH KASUS
Mr. X memperkirakan harga akan NAIK dari 1.2000 ke 1.3000
Jadi untuk mendapat keuntungan dia memutuskan membeli (Buy) sekarang di harga 1.2000 dengan harapan harga akan naik sehingga dia bisa menjual dengan harga yang lebih tinggi / mahal dan mendapat selisih Keuntungan.
Tapi ternyata bukannya naik harga, malah sebaliknya TURUN ke 1.1700!
Dan setelah melakukan analisa ulang, Mr. X berkesimpulan bahwa kemungkinan besar harga akan turun lebih jauh lagi, mengakibatkan kerugian yang lebih besar lagi.
Jadi apa yang harus dia lakukan?
Daripada menderita rugi yang lebih besar lagi, maka Mr. X memutuskan untuk melakukan tutup posisi (melikuidasi) - nah inilah yang disebut cut loss.
Tindakan ini mengakibatkan kerugian sebesar 300 point.
Bila anda akan melakukan Cut Loss ada baiknya anda mempertimbangkannya terlebih dahulu, untuk itu kami mempunyai beberapa saran yang mungkin berguna bagi anda bila hendak atau sebelum melakukan Cut Loss.
- Lakukan CUT LOSS apabila setelah analisa ulang, harga akan bergerak terus menerus melawan posisi anda.
- Kalau ternyata keputusan anda dalam melakukan CUT LOSS BENAR, berarti anda sudah mencegah diri dari kerugian yang lebih besar.
- Kalau ternyata keputusan anda dalam melakukan CUT LOSS SALAH, berarti anda sudah mencegah diri dalam hal mengurangi kerugian saat ini (atau bahkan mencapai profit). Ini berarti harga akan bergerak ke arah ekspektasi awal Anda.
Selalulah gunakan sepuluh persen (10%) dari modal anda untuk Trading. Dan bila anda mengalami loss maka anda hanya akan mengalami kerugian sebesar 10% dari dana anda.
